Home > Hiburan > Pinky Promise, Apa Artinya?

Pinky Promise, Apa Artinya?

pinky promise

pinky promiseKita adalah satuan sel yang selalu berkembang mencari kawan. Cepat atau lambat, kita akan bertemu. Hidup membawa langkah lebih jauh. Membawakan ketakutan, sekaligus keberanian. Juga kenyataan bahwa tak ada yang sempurna. Ini tanganku. Akan kupeluk lukamu, kuhalau takutmu. Kita hadapi bersama apa pun di depan sana.”

Kita adalah satuan sel yang selalu berkembang mencari kawan. Cepat atau lambat, kita akan bertemu. Hidup membawa langkah lebih jauh. Membawakan ketakutan, sekaligus keberanian. Juga kenyataan bahwa tak ada yang sempurna.Ini tanganku. Akan kupeluk lukamu, kuhalau takutmu. Kita hadapi bersama apa pun di depan sana.”

Persahabatan bisa terjalin tanpa memandang dari mana kita berasal, siapa diri kita, atau apa pekerjaan kita. Hal inilah yang terjadi pada Tika, Ken, Baby, dan Vina. Keempat perempuan ini datang dari berbagai latar belakang yang berbeda . Makanan Kekinian

Arti Pinky Promise

Masing-masing mereka hadir dengan permasalahan berbeda. Tika dengan rasa sakit hatinya terhadap sang mantan kekasih, Ken dengan rasa kecewanya terhadap keluarga, Baby dengan kesendiriannya, dan Vina dengan masalah perekonomian keluarganya.

Mereka berempat justru dipertemukan dan dipersatukan di Rumah Pink.

Persahabatan mereka terjalin bukan tanpa hambatan. Pasang surut emosi, air mata, dan kebahagian mereka lalui bersama. Tak jarang, keputusasaan membuat mereka terpuruk. Apa yang mereka jalankan seolah hanya kesia-siaan. Mereka dihadapkan pada satu kenyataan, bahwa usaha yang mereka perjuangkan tidak selalu seiring dengan harapan. Kehilangan menjadi ketakutan tersendiri bagi mereka.

Dengan berbagai macam permasalahan yang ada, sanggupkah mereka melewati semua rintangan dan cobaan itu? Tali persahabatan mereka pun diuji. Jika mereka sanggup melewatinya, kebahagiaan akan mereka dapatkan. Jika tidak, persahabatan yang mereka jalin hanya akan menjadi memori.

pinky promise

Pinky Promise arya Kireina Enno merupakan sebuah kisah tentang bangkit dari kejatuhan. Tentang bagaimana seseorang bertahan dalam menghadapi cobaan. Tentang kejujuran dalam
menghadapi ketakutan. Tentang keberanian untuk tidak meninggalkan. Kisah tentang empat orang sahabat yang mengikat janji untuk saling menopang dan memberi arti.

Pinky Promise mengajakmu untuk menyelami arti persahabatan dalam suka dan duka. Penasaran dengan kisah mereka? Baca buku atau versi ebook-nya, serta nantikan juga filmnya yang akan segera tayang di bioskop kesayanganmu. 

Banyak orang mengira janji jari kelingking pertama kali diciptakan di Amerika Serikat, namun kenyataannya tidak demikian. Janji jari kelingking sebenarnya diadaptasi dari Jepang, yang disebut dengan Yubikiri yang artinya memotong jari. Pada tahun 1936 Yukibiri sebenarnya adalah salah satu dari kebiasaan Yakuza di Jepang, ketika seorang yakuza mengingkari kesepakatan dengan kelompoknya maka dia wajib untuk memotong jari kelingkingnya.

Sejarah Pinky Promise

Di Jepang sendiri ada lagu anak-anak tentang Yubikiri. Lagunya bersyair ‘Yubikiri genman, uso tsuitara hari senbon nomasu’ yang artinya ‘Janji kelingking, kalau kamu berbohong, aku akan membuatmu menelan seribu jarum’.

Inti lagunya adalah mengenai kesepakatan memegang janji kelingking ini. Barang siapa yang berbohong atau melanggarnya, maka harus menelan seribu jarum atau memotong jari kelingkingnya. Terdengar seram untuk lagu anak-anak sebenarnya.

Tau ga apa itu pinky promise? Pinky promise atau pinky swear adalah cara berjanji pada seseorang dengan mengaitkan jari kelingking kita pada kelingking orang tersebut.

Cara berjanji seperti ini banyak di gunakan di berbagai negara. Kali ini aku pengen ceritain legendanya pinky promise itu kaya gimana. Di Jepang terkenal kalau kita nggak nepatin janji, maka kelingking kita akan di potong. Tapi buka lengenda itu yang bakal aku ceritain.

Jadi, pada zaman dulu banget, hidup seorang putri yang sangat cantik. Dia selalu bertanya pada cermin ajaib di kamarnya, “Hai cermin yang ada di dinding, siapakah wanita tercantik?”. Dan cermin ajaib selalu menjawab, “Sudah jelas sang putri yang tercantik.”.

Kecantikan dan kebijakan sang putri terkenal di seluruh dunia, dan membuat banyak pangeran datang untuk melamarnya. Saking banyaknya pelamar, putri membuat tebak-tebakan untuk para pangeran. Dia menyembunyikan satu jarinya di balik badannya.

Pangeran harus menebak jari apakah yang disembunyikan putri.Dan hanya satu pangeran yang bisa menebak. Ternyata jari itu adalah jari kelingking. Seketika putri melilitkan kelingkingnya di kelingking sang pangeran.


Tak lama kemudian mereka menikah. Dan hidup bahagia. Hingga akhirnya pangeran harus pergi berperang dan meninggalkan sang putri. tetapi sebelum pergi dia melilitkan kelingkingnya di kelingking istrinya, dan berjanji akan pulang ke rumah.


Bertahun-tahun sang pangeran tidak kunjung kembali. Sang putri merasa sangat kesepian dan selalu bersedih. Banyak yang sudah mengetahui keadaan tersebut, sehingga banyak orang yang datang untuk melamar sang putri. Awalnya sang putri menolak karena percaya bahwa suaminya akan pulang,

tetapi setelah menyadari keadaannya ia pun bersedia di nikahi oleh seseorang yang bisa melilitkan kelingkingnya di kelingking sang putri. Tapi tak seorang pun mengerti apa maksud sang putri ketika ia mengulurkan jari kelingkingnya di depan muka para pelamar.

Hingga suatu hari ada pengemis berjubah yang datang mendatangi sang putri. Tapi tak seorangpun mengizinkannya masuk. Lalu sang pengemis berkata “Setiap orang memiliki kesempatan”. Sang pengemis pun diizinkan masuk oleh sang putri. Seperti biasa, ia menyodorkan kelingkingnya pada pengemis.

Tak terduga-duga ternyata sang pengemis juga melilitkan jarinya di kelingking sang putri dan membuka jubahnya. Dan itulah sang pangeran yang hilang.


Akhirnya putri tidak merasa kesepian lagi, karena suaminya menepati janjinya walaupun ia harus menunggu lama sekali. Tapi, itu tak bertahan lama. Setelah tengah malah, sang pangeran pergi diam-diam dari istana. Dan putri tersadar saat bangun sudah tidak ada lagi suaminya.

Saat itu juga ia tahu bahwa itu adalah arwah suaminya. Dia menepati janjinya untuk pulang kerumah. Karena pada saat 49 hari setelah meninggal seseorang akan kembali kerumahnya. T

ernyata pangeran terbunuh saat perjalanan pulang ke istana. Dan hari itu adalah hari ke 49 pangeran meninggal.
Jasad pangeranpun ditemukan. Sang putri tidur disamping jasad suaminya dengan jari kelingking terlilit, dan tangannya yang lain memegang botol racun. Akhirnya, putri meninggal disamping jasad suaminya.